You are here

26 June, 2015 - 15:52

Ikan Bandeng ditengarai memiliki kandungan gizi yang jauh lebih baik dibandingkan ikan Salmon yang mendunia itu. Kandungan Omega-3 ikan Bandeng ternyata enam kali lebih tinggi dibandingkan ikan Salmon. Dan, kandungan lemak "sehat" dalam perut ikan bandeng juga cukup tinggi sehingga bisa menjadi pilihan terbaik ikan konsumsi.
Sebagaimana kita ketahui selama ini ikan Salmon dianggap memiliki kandung Omega-3 tertinggi. Sebaliknya, ikan Bandeng dianggap sebagai ikan biasa-biasa saja. Tak sehebat ikan Salmon yang begitu banyak diperbincangkan perihal keunggulannya. Akibatnya harga ikan Salmon harganya menjadi sangat mahal (lebih dari Rp. 400.000,- per kilogramnya) dan hanya dijual di supermarket besar dan untuk segmen pasar menengah atas.

Fakta sebaliknya, justru terjadi pada ikan Bandeng. Meskipun potensi gizinya lebih baik dan budidaya produksinya lebih mudah. Ternyata, citra ikan Bandeng justru terpuruk dan berada di bawah. Ikan Bandeng justru dikenal sebagai ikan murahan yang dikesankan sebagai ikan "berbahaya" kalau dimakan karena banyak durinya.

Indonesia sebagai salah satu negara produsen terbesar ikan Bandeng. Selama ini hanya dikenal sebagai eksportir ikan Bandeng untuk umpan pemancingan ikan Tuna yang harganya tentu murah. Tidak lebih dari itu. Mengenaskan memang!

-- FAKTA --

Berdasarkan Balai Pengembangan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan (1996), Kandungan omega-3 pada ikan bandeng 14,2% melebihi kandungan omega-3 pada ikan salmon (2,6%), ikan tuna (0,2%) dan ikan sarden/mackerel (3,9%), dengan kandungan protein yang tinggi dari bandeng(20.38%).
Selain itu ikan bandeng juga mengandung asam folat tinggi dan vitamin B 6 dan B 12 yang sangat dibutuhkan oleh janin. Selain itu karena tingginya kandungan omega 3 bandeng, konsumsi rutin ikan bandeng juga sangat efektif untuk mencegah penyakit jantung koroner dan arteriosklerosis

Source: Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.