You are here

10 October, 2014 - 08:50

Nah kali ini Djoe akan ajak kamu untuk mengenali beberapa makanan khas Semarang lainnya. Kali ini kita jalan-jalan ke Kampung Pekojan Semarang. Beragam makanan khas warga masyarakat keturunan India yang bermukim di Kampung Pekojan Semarang, tidak banyak diketahui oleh masyarakat umum dewasa ini. Makanan-makanan seperti Acar Repo, Nastar Nanas dan juga Roti Cane, adalah beberapa dari kudapan khas masyarakat Kampung Pekojan Semarang. Adalah Bapak Muhammad yang bermukim di Jalan Pekojan Tengah ini merupakan salah satu yang masih mengusahakan pembuatan beragam pusaka kuliner khas warga Pekojan itu hingga kini. Berikut beberapa produknya yang masih diproduksi dalam skala industri rumah tangga oleh Bapak Muhammad.

Acar Repo
Sebenarnya makanan ini merupakan makanan musiman hanya terdapat di bulan Romadhon saja, akan tetapi dari permintaan berbagai pihak yang tertarik dan suka terhadap makanan ini sehingga Pembuatan Acar Repo dilakukan setiap hari sesuai pesanan oleh Bapak Muhammad. Acar Repo sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu Acar Repo yang rasanya asam asin dan Acar Repo yang rasanya asam manis. Cara pembuatannya cukup sederhana dilakukan pengupasan terhadap mangga muda lalu di rendam selama sehari dengan air garam, kemudian di jemur selama tiga hari dan Acar Repo asam asin langsung siap untuk di makan. Sedangkan rasa asam manis proses pembutannya sama tetapi ada proses lanjutan setelah di jemur yaitu direndam dengan air gula selama sehari.

Roti Cane
Roti Cane ini merupakan makanan khas pekojan yang tergolong makanan berat karena roti ini biasanya di konsumsi sebagai pengganti nasi. Bahan-bahan pembuatan roti cane seperti roti lain pada umumnya namun yang membedakan roti ini tanpa bahan pengawet jadi semua bahan dan pembuatannya masih tradisional sehingga disitulah letak kekhasan dari makanan ini. Roti ini bisa dinikmati dengan kare, gulai, madu bahkan dengan gula sekalipun. Roti Cane buatan bapak Muhammad bahkan sudah sampai di kirimkan ke Kalimantan.

Nastar Nanas
Cemilan yang satu ini bagi masyarakat pada umumnya merupakan kudapan yang wajibdisediakan pada saat memasuki bulan suci Ramadhan dan juga pada perayaan Hari Raya Idul Fitri.Namun di kawasan Pekojan kita hampir setiap hari menemui makanan ini karena masyarakat setempat masih melestarikan makanan ini walaupun sudah terjadi akulturasi dengan budaya Cina, Arab dan Jawa.

Nah, Pusat Oleh-Oleh Djoe Semarang juga menyediakan berbagai jenis cemilan atau khas yang cocok untuk oleh-oleh, seperti kue moaci, jenang, aneka keringan, tahu bakso, enting, hingga Bandeng Presto dan Lumpia. Anda bisa dapatkan Oleh-Oleh Khas Semarang tersebut di Jl. Pandanaran No 51, Semarang, atau silakan berkunjung ke website oleholehdjoe.com

(Komunitas Lopen Semarang)